Jamur atau cendawan pada kayu, di sebabkan oleh tingginya kadar air dalam kayu, atau istilah umumnya moisture content / MC.
Jamur akan tumbuh pada MC di atas 20%.
Pada saat kayu pertama di tebang, kadar airnya bisa mencapai 60 – 70%.
Tingginya kadar air ini yang menyebabkan jamur.
Pada saat jamur muncul, maka kutu juga akan muncul, karena jamur juga adalah makanan kutu.
Palet kayu ispm15, tidak boleh ada jamur.
Bagaimana membuat palet ispm 15 tanpa jamur ?
1. Proses air dry, kayu di stick dan di keringkan alami selama 14 hari, dalam ruangan dengan atap tertutup, tapi tanpa tembok.
2. Kiln dry / Oven / Heat treatment.
Melakukan proses oven, memanaskan kayu, sehingga air dalam kayu akan menguap.
Oven yang kami gunakan memiliki sensor, awal mc dan akhir mc.
Juga oven wajib memiliki damper atau pintu kecil, yang akan terbuka otomatis dengan sensor wb, saat uap air sudah memenuhi ruangan.
3. Cek mc sampai ke tengah kayu, dengan alat mc digital magnet yang bisa menembus ke dalam kayu.
Kalau kita menggunakan mc tusuk yang 1 cm, maka kekeringan yang bisa di cek hanya di permukaan kayu sedalam 1 cm saja, padahal tengah kayu, khususnya balok, wajib di cek sampai ke tengah.
Resiko, apabila sampai ke tengah balok mc masih diatas 20% ;
1. Pada saat lembab dan panas di container, maka jamur akan muncul dan saat sampai di negara tujuan akan terkena sanksi.
2. Apabila mc diatas 25%, maka proses fumigasi dipastikan gagal, krn syarat fumigasi mc di bawah 25%, baru obat bisa bekerja.
Apabila fumigasi gagal, maka kutu dalam kayu tidak mati.
3. Munculnya jamur akan mendatangkan kutu, dan akan terkena sanksi dari negara tujuan.
Antisipasi maksimal dari kami :
1. Menjalankan sop dengan ketat, terkait airdry, kiln dry, pengecekan mc.
2. Melakukan 2x oven, pertama oven bahan baku, kedua oven palet jadi sebelum kirim.
3. Melakukan 100% cek mc pada 4 bagian di setiap palet, dan melakukan pencatatan mc tertinggi, dan wajib di bawah 18%, untuk mengantisipasi error pembacaab digital pada alat.
4. Menempatkan palet dalam gudang kering dengan kelembapan rendah, dan memberi jarak antar tumpukan palet minimal 100 cm dari tembok, atap dan palet lainnya.
5. Memberikan barcode di setiap palet, untuk memastikan palet ini sudah melalui semua proses sop dan bisa di lacak ke belakang.
Jamur atau cendawan pada kayu, di sebabkan oleh tingginya kadar air dalam kayu, atau istilah umumnya moisture content / MC.
Jamur akan tumbuh pada MC di atas 20%.
Pada saat kayu pertama di tebang, kadar airnya bisa mencapai 60 – 70%.
Tingginya kadar air ini yang menyebabkan jamur.
Pada saat jamur muncul, maka kutu juga akan muncul, karena jamur juga adalah makanan kutu.
Palet kayu ispm15, tidak boleh ada jamur.
Bagaimana membuat palet ispm 15 tanpa jamur ?
1. Proses air dry, kayu di stick dan di keringkan alami selama 14 hari, dalam ruangan dengan atap tertutup, tapi tanpa tembok.
2. Kiln dry / Oven / Heat treatment.
Melakukan proses oven, memanaskan kayu, sehingga air dalam kayu akan menguap.
Oven yang kami gunakan memiliki sensor, awal mc dan akhir mc.
Juga oven wajib memiliki damper atau pintu kecil, yang akan terbuka otomatis dengan sensor wb, saat uap air sudah memenuhi ruangan.
3. Cek mc sampai ke tengah kayu, dengan alat mc digital magnet yang bisa menembus ke dalam kayu.
Kalau kita menggunakan mc tusuk yang 1 cm, maka kekeringan yang bisa di cek hanya di permukaan kayu sedalam 1 cm saja, padahal tengah kayu, khususnya balok, wajib di cek sampai ke tengah.
Resiko, apabila sampai ke tengah balok mc masih diatas 20% ;
1. Pada saat lembab dan panas di container, maka jamur akan muncul dan saat sampai di negara tujuan akan terkena sanksi.
2. Apabila mc diatas 25%, maka proses fumigasi dipastikan gagal, krn syarat fumigasi mc di bawah 25%, baru obat bisa bekerja.
Apabila fumigasi gagal, maka kutu dalam kayu tidak mati.
3. Munculnya jamur akan mendatangkan kutu, dan akan terkena sanksi dari negara tujuan.
Antisipasi maksimal dari kami :
1. Menjalankan sop dengan ketat, terkait airdry, kiln dry, pengecekan mc.
2. Melakukan 2x oven, pertama oven bahan baku, kedua oven palet jadi sebelum kirim.
3. Melakukan 100% cek mc pada 4 bagian di setiap palet, dan melakukan pencatatan mc tertinggi, dan wajib di bawah 18%, untuk mengantisipasi error pembacaab digital pada alat.
4. Menempatkan palet dalam gudang kering dengan kelembapan rendah, dan memberi jarak antar tumpukan palet minimal 100 cm dari tembok, atap dan palet lainnya.
5. Memberikan barcode di setiap palet, untuk memastikan palet ini sudah melalui semua proses sop dan bisa di lacak ke belakang.