Peluang kontaminasi—menurut data survei AQIS pada Australia
• Studi AQIS pada tahun 2005–2006 memeriksa sekitar 20.000 kemasan kayu ber-ISPM 15 yang masuk ke Sydney, Melbourne, dan Brisbane. Hasilnya menunjukkan:
• Sekitar 6 % menunjukkan indikasi jamur.
• Sekitar 2,8 % terdapat serangga hidup. 
• Artinya, meskipun stamp ISPM 15 berlaku, tidak 100 % bebas risiko—kemungkinan kontaminasi masih ada meski kecil.
Khusus dari Indonesia ke Australia—siapa pihak bertanggung jawab?
• Indonesia telah mengadopsi ISPM 15 sejak September 2009, sehingga pallet dari Indonesia secara teoritis harus memenuhi standar tersebut 
• Namun kualitas perlakuan bergantung pada:
• Kepatuhan produsen terhadap standar ISPM 15,
• Keberadaan kodifikasi (kode negara, kode fasilitas, metode perlakuan HT atau MB) yang tampak jelas pada tanda stamp.
Your content goes here. Edit or remove this text inline or in the module Content settings. You can also style every aspect of this content in the module Design settings and even apply custom CSS to this text in the module Advanced settings.
Risiko jika pallet tidak mematuhi standar penuh
• Jika pallet tidak sepenuhnya debarked atau kurang suhu HT yang memadai:
• Potensi masih mengandung jamur, telur serangga, atau bahan kotoran (frass).
• Pada inspeksi di Australia, barang bisa:
• ﹣ Ditahan untuk inspeksi lanjutan atau fumigasi ulang,
• ﹣ Dikembalikan ke pengirim,
• ﹣ Bahkan dihancurkan bila sangat tercemar.